Bab 1
Biosfer
a. Pengertian dari biosfer adalah BIOS yang berarti HIDUP dan SPEPEHERE yang berarti LAPISAN. Jadi secara harafiah BIOSFER berarti Lapisa Hidup, artinya lapisan tempat makhluk hidup atau organisme. Dalam arti luas biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup yang meliputu permukaan bumi ( litosfer ),hidrosfer ( perairan ) Dan udara ( atmosfer ). Semua bioma di bumi engan berbagai macam dan ragamnya yang membentuk tingkatan tertinggi pendukung kehiduan yang disebut dengan biosfer.
Menurut seorang peneliti biologi pada tahun 1889
C. Hart Meeriem, Menjelaskan bahwa bioma di dunia ini dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu :
Jumlah spesies
Ketinggian tumbuh dari suatu organisme
Kerapatan
Kemampuan beradaptasi
Berdasarkan perubahan grafis lintang menurut struktur Bioma dibagi menjadi 3 macam yaitu :
a.Hutan , tumbuhan utama berupa pohon-pohon besar
b.Padang rumput, tumbuhan utama adalah rumput
c.Gurun, tumbuhan kecil berduri atau tak berdaun
Berdasarkan Persebaran Flora dan Fauna di Dunia ,menurut struktur biomanya adalah :
a.Biogeografi sejarah adalah suatu bioma yang mengkaji persebaran flora & fauna didasarkan pada perkembangan dan evolusi
b.Biogeografi Ekologi adalah struktur bioma yang mengkaji persebaran flora & fauna didsarkan pada interaksi antar organisme
Nah, dari 2 kajian tersebut dibagi lagi menjadi 6 daerah biogeografinya diantaranya adalah :
a.Nearitik yaitu daerah biografi yang meliputi Amerika Utara, seluruh Green land.
b.Neotropik yaitu daerah biografi yang meliputi Meksiko bagian selatan.
c.Australian yaitu daerah biografinya meliputi wilayah Australia, Selandia Baru, papua, serta kepulauan Mikronessia.
d.Paleartik yaitu daerah biografinya meliputi wilayah daratan Eurasia dan sebagian benua Afrika.
e.Orientalian yaitu daerah biografinya meliputi wilayah Sumatra, Kalimantan, Asia bagian selatan spt Sri Langka dan india.
f.Etiopian yaitu daerah biografinya meliputi wilayah seluruh benua Afrika, Madagaskar, dan sebagian daratan Arab.
B. Bioma di bumi ini juga mempunyai biodifersitas, di wilayah Indonesia seperti biodifersitas flora dan fauna.
Biodifersitas flora menurut bioma di Indonesia
a.Hutan hujan tropis dengan cirri-ciri seperti ketinggian pohonnya mencapai 50 m, banyak ditemukan tudung pohon,serta curah hujan mencapai 200 – 225 cm / tahun.
b.Hutan musim
Hutan ini tumbuh dan berkembang diwilayah yang memiliki perbedaan sangat jelas antara musim hujan dan musim kemarau. Saat musm kemarau pohon-pohon menggugurkan daunnya. Namun saat musim hujan , daun-daun dari hutan ini sangat lebat.
c.Hutan Bakau
Hutan ini hanya ada pada pantai-pantai yang landai dan berlumpur. Daerah pantai Indonesia yang banyak ditimbuhi huta bakau adalah pantai timur pulau Sumatra, pantai utara Jawa, dan pantai selatan pulau Papua.
d.Sabana
Adalah padang rumput yang sangat luas yang pertumbuhannya diselingi pohon-pohon yang tumbuh bergerombol.
e.Stepa
Adalah padang rumput yang sangat luas yang pertumbuhannya diselingi pohon – pohon yang tidak terlalu besar, bahkan tidak diselingi dengan pepohonan.
f.Padang Lumut
Padang lumut dapat tumbuh terutama di daerah yang memeiliki temperature yang sangat rendah.
Biodifersitas flora menurut regional Indonesia
a.Indonesia bagian barat dengan cirri-ciri :
Daun lebat
Rata-rata ketinggian pohon > 60 m
Banyak pohon memanjat
Selalu hijau
Tumbuh pohon epifit
b.Indonesia bagian peralihan dengan ciri-ciri :
Pohon lebih rendah dari hutan hujan tropis
Pada musin kemarau daunya gugur dan hijau pada musim penghujan
c.Indonesia bagian timur dengan cirri-ciri :
Dijumpai sabana
Biodifersitas Fauna di Indonesia
a.Indonesia bagian barat dengan cirri bercorak Asiatis.
b.Indonesia bagian tengah dengan ciri yang berbeda dengan daerah Indonesia barat dan daerah Indonesia timur.
c.Indonesia bagian timur dengan ciri yang sama dengan biogeografi Australian.
Bab 2
PERUBAHAN ANTROPOSFER DAN DAMPAK TERHADAP KEHIDUPAN DI BUMI
Pengertian dari Antroposfer adalah lingkungan bagian permukaan bumi yang dihuni oleh manusia. Antroposfer berasal dari bahasa latin yaitu Antropos yang berarti manusia dan Spaira ( lingkungan ). Jadi Antroposfer merupakan bagian dari geosfer yang dijadikan tempat hidup manusia.
Didalam lingkungan antroposfer terjadi karena adanya interaksi antara lingkungan dengan manusia. Pembahasan mengenai antroposfer ini akan mencakup komposisi penduduk,cara menghitung penduduk, dan informasi penduduk Indonesia.
1.Komposisi penduduk
Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk yang didasarkan pada usia, jenis kelamin, agama, pendidikan, mata pencaharian , dan suku bangsa.
Komposisi Penduduk Menurut Usia dan Jenis Kelamin
Komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin sangat penting untuk mengetahui hal-hal seperti berikut :
1.Jumlah penduduk usia sekolah
2.Angka ketergantungan
3.Angka angkatan kerja
4.Jumlah penduduk dimasa yang akan datang
Komposisi penduduk menurut usia dapat dikelompokan menjadi :
1.Penduduk usia belum produktif : 0 – 14 tahun
2.Penduduk usia produktif : 15 – 65 tahun
3.Penduduk tidak produktif : lebih dari 65 tahun
Komposisi penduduk menurut umur biasanya digambarkan dalam bentuk grafikyang dinamakan piramida penduduk.
Cara membaca piramida penduduk adalah :
a.Garis vertical, merupakan kelompok usia
b.Garis horizontal,merupakan penyajian jumlah penduduk pria dan wanita, sebelah kiri untuk jumlah pria dan sebelah kanan untuk jumlah wanita.
Macam-macam piramida penduduk :
a.Trapeze pyramid adalah piramida penduduk didasarkan pada jumlah kelahiran lebih banyak daripada kematian
b.Grenade pyramid adalah piramida penduduk didasarkan pada kesamaan antara kelahiran dan kematian
c.Pyramid form tombstone adalah pyramid kependudukan didasarkan padakematianlebih banyak daripada kelahiran
Komposisi penduduk menurut mata pencaharian
Komposisi menurut mata pencaharian penting untuk mengetahui struktur perekonomian wilayah. Dalam komposisi ini dibagi menjadi 2 sektor yaitu :
a.Jika sektor agraris lebih mendominasimata pencaharian, maka masyarakat didaerah tersebut dikategorikan ke dalam masyarakat tradisional.
b.Jika sektor industri lebih mendominasi mata pencaharian meke masyarakat didaerah tersebut dikategorikan ke dalam masyarakat industry
Komposisi penduduk menurut jenis kelamin
Komposisi ini berguna untuk meramalkan jumlah bayi yang akan lahir di tahun-tahun mendatang dan sekaligus menekan angka kelahiran bayi itu sendiri
2.Menghitung Pertumbuhan Penduduk Suatu Wilayah
Menghitung Pertumbuhan Penduduk Sosial
Ket. : Pt = Pertumbuhan penduduk
L = Kelahiran
M = Kematian
I =Imigrasi
E = Emigrasi
Contoh soal
Dari data penduduk 2004, desa Sukamulya berjumlah 10.000 jiwa, natalitas= 45%, mortalitas= 25%, penduduk yang masuk =30 orang, sedangkan yang keluar =20 orang. Hitunglah pertumbuhan penduduk desa tersebut !
Jawab :
Diket. :
kelahiran =40%
kematian =25%
jumlah penduduk = 10.000 jiwa
imigrasi = 30 jiwa
Emigrasi = 20 jiwa
Ditanyakan : Pt = . . . . . . ?
Maka Pt= ( L – M ) + ( I – E ) + jumlah penduduk tertentu,
Presentase L - M =45% - 25% = 20%
L – M = . 10.000 = 2000 jiwa
I – E = 30 – 20 = 10 jiwa
Sehingga pertumbuhan penduduk desa Sukamulya adalah Pt = 2000 + 10 +10.000 = 12.010 jiwa.
Adapted from Modul Geografi dengan pemgarang Drs. Agus Harmanto SMA N1 Pecangaan
Biosfer
a. Pengertian dari biosfer adalah BIOS yang berarti HIDUP dan SPEPEHERE yang berarti LAPISAN. Jadi secara harafiah BIOSFER berarti Lapisa Hidup, artinya lapisan tempat makhluk hidup atau organisme. Dalam arti luas biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup yang meliputu permukaan bumi ( litosfer ),hidrosfer ( perairan ) Dan udara ( atmosfer ). Semua bioma di bumi engan berbagai macam dan ragamnya yang membentuk tingkatan tertinggi pendukung kehiduan yang disebut dengan biosfer.
Menurut seorang peneliti biologi pada tahun 1889
C. Hart Meeriem, Menjelaskan bahwa bioma di dunia ini dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu :
Jumlah spesies
Ketinggian tumbuh dari suatu organisme
Kerapatan
Kemampuan beradaptasi
Berdasarkan perubahan grafis lintang menurut struktur Bioma dibagi menjadi 3 macam yaitu :
a.Hutan , tumbuhan utama berupa pohon-pohon besar
b.Padang rumput, tumbuhan utama adalah rumput
c.Gurun, tumbuhan kecil berduri atau tak berdaun
Berdasarkan Persebaran Flora dan Fauna di Dunia ,menurut struktur biomanya adalah :
a.Biogeografi sejarah adalah suatu bioma yang mengkaji persebaran flora & fauna didasarkan pada perkembangan dan evolusi
b.Biogeografi Ekologi adalah struktur bioma yang mengkaji persebaran flora & fauna didsarkan pada interaksi antar organisme
Nah, dari 2 kajian tersebut dibagi lagi menjadi 6 daerah biogeografinya diantaranya adalah :
a.Nearitik yaitu daerah biografi yang meliputi Amerika Utara, seluruh Green land.
b.Neotropik yaitu daerah biografi yang meliputi Meksiko bagian selatan.
c.Australian yaitu daerah biografinya meliputi wilayah Australia, Selandia Baru, papua, serta kepulauan Mikronessia.
d.Paleartik yaitu daerah biografinya meliputi wilayah daratan Eurasia dan sebagian benua Afrika.
e.Orientalian yaitu daerah biografinya meliputi wilayah Sumatra, Kalimantan, Asia bagian selatan spt Sri Langka dan india.
f.Etiopian yaitu daerah biografinya meliputi wilayah seluruh benua Afrika, Madagaskar, dan sebagian daratan Arab.
B. Bioma di bumi ini juga mempunyai biodifersitas, di wilayah Indonesia seperti biodifersitas flora dan fauna.
Biodifersitas flora menurut bioma di Indonesia
a.Hutan hujan tropis dengan cirri-ciri seperti ketinggian pohonnya mencapai 50 m, banyak ditemukan tudung pohon,serta curah hujan mencapai 200 – 225 cm / tahun.
b.Hutan musim
Hutan ini tumbuh dan berkembang diwilayah yang memiliki perbedaan sangat jelas antara musim hujan dan musim kemarau. Saat musm kemarau pohon-pohon menggugurkan daunnya. Namun saat musim hujan , daun-daun dari hutan ini sangat lebat.
c.Hutan Bakau
Hutan ini hanya ada pada pantai-pantai yang landai dan berlumpur. Daerah pantai Indonesia yang banyak ditimbuhi huta bakau adalah pantai timur pulau Sumatra, pantai utara Jawa, dan pantai selatan pulau Papua.
d.Sabana
Adalah padang rumput yang sangat luas yang pertumbuhannya diselingi pohon-pohon yang tumbuh bergerombol.
e.Stepa
Adalah padang rumput yang sangat luas yang pertumbuhannya diselingi pohon – pohon yang tidak terlalu besar, bahkan tidak diselingi dengan pepohonan.
f.Padang Lumut
Padang lumut dapat tumbuh terutama di daerah yang memeiliki temperature yang sangat rendah.
Biodifersitas flora menurut regional Indonesia
a.Indonesia bagian barat dengan cirri-ciri :
Daun lebat
Rata-rata ketinggian pohon > 60 m
Banyak pohon memanjat
Selalu hijau
Tumbuh pohon epifit
b.Indonesia bagian peralihan dengan ciri-ciri :
Pohon lebih rendah dari hutan hujan tropis
Pada musin kemarau daunya gugur dan hijau pada musim penghujan
c.Indonesia bagian timur dengan cirri-ciri :
Dijumpai sabana
Biodifersitas Fauna di Indonesia
a.Indonesia bagian barat dengan cirri bercorak Asiatis.
b.Indonesia bagian tengah dengan ciri yang berbeda dengan daerah Indonesia barat dan daerah Indonesia timur.
c.Indonesia bagian timur dengan ciri yang sama dengan biogeografi Australian.
Bab 2
PERUBAHAN ANTROPOSFER DAN DAMPAK TERHADAP KEHIDUPAN DI BUMI
Pengertian dari Antroposfer adalah lingkungan bagian permukaan bumi yang dihuni oleh manusia. Antroposfer berasal dari bahasa latin yaitu Antropos yang berarti manusia dan Spaira ( lingkungan ). Jadi Antroposfer merupakan bagian dari geosfer yang dijadikan tempat hidup manusia.
Didalam lingkungan antroposfer terjadi karena adanya interaksi antara lingkungan dengan manusia. Pembahasan mengenai antroposfer ini akan mencakup komposisi penduduk,cara menghitung penduduk, dan informasi penduduk Indonesia.
1.Komposisi penduduk
Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk yang didasarkan pada usia, jenis kelamin, agama, pendidikan, mata pencaharian , dan suku bangsa.
Komposisi Penduduk Menurut Usia dan Jenis Kelamin
Komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin sangat penting untuk mengetahui hal-hal seperti berikut :
1.Jumlah penduduk usia sekolah
2.Angka ketergantungan
3.Angka angkatan kerja
4.Jumlah penduduk dimasa yang akan datang
Komposisi penduduk menurut usia dapat dikelompokan menjadi :
1.Penduduk usia belum produktif : 0 – 14 tahun
2.Penduduk usia produktif : 15 – 65 tahun
3.Penduduk tidak produktif : lebih dari 65 tahun
Komposisi penduduk menurut umur biasanya digambarkan dalam bentuk grafikyang dinamakan piramida penduduk.
Cara membaca piramida penduduk adalah :
a.Garis vertical, merupakan kelompok usia
b.Garis horizontal,merupakan penyajian jumlah penduduk pria dan wanita, sebelah kiri untuk jumlah pria dan sebelah kanan untuk jumlah wanita.
Macam-macam piramida penduduk :
a.Trapeze pyramid adalah piramida penduduk didasarkan pada jumlah kelahiran lebih banyak daripada kematian
b.Grenade pyramid adalah piramida penduduk didasarkan pada kesamaan antara kelahiran dan kematian
c.Pyramid form tombstone adalah pyramid kependudukan didasarkan padakematianlebih banyak daripada kelahiran
Komposisi penduduk menurut mata pencaharian
Komposisi menurut mata pencaharian penting untuk mengetahui struktur perekonomian wilayah. Dalam komposisi ini dibagi menjadi 2 sektor yaitu :
a.Jika sektor agraris lebih mendominasimata pencaharian, maka masyarakat didaerah tersebut dikategorikan ke dalam masyarakat tradisional.
b.Jika sektor industri lebih mendominasi mata pencaharian meke masyarakat didaerah tersebut dikategorikan ke dalam masyarakat industry
Komposisi penduduk menurut jenis kelamin
Komposisi ini berguna untuk meramalkan jumlah bayi yang akan lahir di tahun-tahun mendatang dan sekaligus menekan angka kelahiran bayi itu sendiri
2.Menghitung Pertumbuhan Penduduk Suatu Wilayah
Menghitung Pertumbuhan Penduduk Sosial
Ket. : Pt = Pertumbuhan penduduk
L = Kelahiran
M = Kematian
I =Imigrasi
E = Emigrasi
Contoh soal
Dari data penduduk 2004, desa Sukamulya berjumlah 10.000 jiwa, natalitas= 45%, mortalitas= 25%, penduduk yang masuk =30 orang, sedangkan yang keluar =20 orang. Hitunglah pertumbuhan penduduk desa tersebut !
Jawab :
Diket. :
kelahiran =40%
kematian =25%
jumlah penduduk = 10.000 jiwa
imigrasi = 30 jiwa
Emigrasi = 20 jiwa
Ditanyakan : Pt = . . . . . . ?
Maka Pt= ( L – M ) + ( I – E ) + jumlah penduduk tertentu,
Presentase L - M =45% - 25% = 20%
L – M = . 10.000 = 2000 jiwa
I – E = 30 – 20 = 10 jiwa
Sehingga pertumbuhan penduduk desa Sukamulya adalah Pt = 2000 + 10 +10.000 = 12.010 jiwa.
Adapted from Modul Geografi dengan pemgarang Drs. Agus Harmanto SMA N1 Pecangaan
